Beyond Education Centre

Cambridge Maths

bec-1

Cambridge Maths

Matematika Berstandar Cambridge Primary 1–6

Kerangka kurikulum internasional yang menuntun siswa dari konsep dasar hingga penalaran matematis.

Paham Konsep, Bukan Hafal Rumus

Pendekatan CRA (Concrete-Representational-Abstract): siswa belajar dengan benda nyata dulu, lalu gambar atau visual, baru simbol abstrak matematika.

Konsep Berfikir Kritis dan Matematis

Melalui pendekatan TWM (thinking and working mathematically) siswa diajak untuk menjawab pertanyaan matematika dengan konsep “why” dan “how” bukan sekedar “what”

Positive Discipline Classroom Management

Guru membangun disiplin lewat koneksi demi menjaga kenyamanan siswa saat mencoba hal baru sekaligus belajar dari kesalahan mereka.

Positioning

Program matematika berstandar internasional yang menggantikan program Mental Aritmatika, menekankan pemahaman konsep dan penalaran, bukan sekadar kecepatan berhitung.

Metodologi

Cambridge Maths menggunakan pendekatan Concret, Representational, Abstract (CPA) untuk membantu peserta didik mengembangkan pemahaman matematika yang luas dan kemampuan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Ketersediaan

  • Program dimulai pada 2025 di BEYOND Entrop, Jayapura
  • Ekspansi ke BEYOND Padangbulan di September 2026.
Kelas Cambridge Maths Tersedia di Lokasi
BEYOND Entrop

Ruko Bucend 2,
depan Masjid Al-Askar, Entrop,
Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua

BEYOND Padang Bulan

Jl. Raya Sentani, Padang Bulan (depan mata jalan Perumnas 4), Abepura, Kota Jayapura, Papua

1300 +
Murid Aktif
100 +
Akademik & Staff
7
Lokasi
FAQ
Cambridge Maths ditujukan untuk siapa?

Cambridge Maths dirancang untuk anak-anak tingkat Sekolah Dasar, mulai dari SD kelas 1 hingga kelas 6.

Cambridge Maths tidak hanya mengajarkan anak untuk menghitung dengan cepat, tetapi membantu mereka memahami konsep, berpikir logis, dan menemukan cara untuk menyelesaikan masalah.

Tidak. Cambridge Maths menggantikan program Mental Aritmatika dengan pendekatan yang lebih menekankan pemahaman konsep dan penalaran matematika, bukan sekadar kecepatan berhitung.

Anak akan mempelajari berbagai konsep matematika sesuai jenjangnya, sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir logis, memecahkan masalah, memahami pola, dan menerapkan matematika dalam situasi sehari-hari.

CPA adalah singkatan dari Concrete, Representational, dan Abstract. Anak terlebih dahulu memahami konsep melalui benda atau pengalaman nyata, kemudian melalui gambar atau representasi, sebelum akhirnya memahami konsep matematika dalam bentuk angka dan simbol.

Pendekatan ini membantu anak memahami mengapa dan bagaimana sebuah konsep matematika bekerja, bukan hanya menghafalkan rumus atau cara menghitung. Dengan pemahaman yang lebih kuat, anak dapat menerapkan konsep tersebut pada berbagai jenis soal dan situasi.

Ya. Karena pembelajaran berfokus pada pemahaman konsep dan dilakukan secara bertahap, Cambridge Maths dapat membantu anak membangun pemahaman, kepercayaan diri, dan kemampuan memecahkan masalah dalam matematika.

Tidak. Selain mendukung kemampuan akademik, program ini membantu anak mengembangkan logical thinking, problem-solving skills, dan kemampuan menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak. Program ini dirancang untuk membantu anak membangun pemahaman matematika secara bertahap sesuai dengan jenjangnya. Yang terpenting adalah anak mendapatkan lingkungan belajar yang tepat untuk berkembang.

Hubungi tim Beyond Education Centre untuk mendapatkan informasi mengenai jadwal, ketersediaan kelas, dan proses pendaftaran Cambridge Maths. Tim kami akan membantu Anda menemukan program yang sesuai untuk kebutuhan belajar anak.

BEYONDLogoWhite800x188
Go Beyond. Start Today.

Testimoni

“Sekarang anak saya tidak hanya bisa menghitung, tapi juga mengerti caranya.” Dulu anak saya sering menghafalkan cara mengerjakan soal tanpa benar-benar memahami konsepnya. Setelah mengikuti Cambridge Maths, dia mulai lebih mengerti mengapa sebuah jawaban bisa diperoleh. Kami melihat perubahan yang cukup besar dalam cara berpikirnya saat menghadapi soal matematika.
Vika
Orang Tua Siswa
“Anak saya jadi lebih percaya diri dengan matematika.” Sebelumnya dia selalu merasa matematika itu sulit. Cara belajar yang digunakan membuat konsep terasa lebih mudah dipahami dan tidak terlalu menakutkan. Sekarang dia lebih percaya diri dan bahkan mulai menikmati mengerjakan soal matematika.
Windy
Orang Tua Siswa
“Bukan sekadar belajar rumus.” Saya suka karena anak diajak memahami konsep melalui berbagai cara sebelum menggunakan angka dan rumus. Mereka juga belajar berpikir dan mencari solusi sendiri. Menurut saya, ini jauh lebih bermanfaat untuk membangun dasar matematika yang kuat.
Wahyu
Orang Tua Siswa
“Matematika jadi lebih mudah dipahami dalam kehidupan sehari-hari.” Yang paling kami sukai adalah anak tidak hanya belajar matematika dari buku. Mereka juga diajak memahami bagaimana matematika dapat digunakan dalam situasi sehari-hari. Anak saya jadi lebih mudah melihat hubungan antara apa yang dipelajari di kelas dengan kehidupan nyata.
Mario
Orang Tua Siswa